Hidup Berkah Tanpa Riba, Rumah Berkah Tanpa Riba, Cara Melunasi Riba, Cara Bebas Dari Riba, Suburkan Sedekah Musnahkan Riba, Blog Dakwah Islam Anti Riba, Pejuang Anti Riba, Berbagi Manfaat Dengan Sedekah, Berbagi Kebaikan, Beli Rumah Tanpa Riba, Perumahan Syariah Tanpa Riba

Senin, 29 Desember 2014

Ucapan Dusta.....

UCAPAN DUSTA & KEKAFIRAN YANG MEMBUAT ALLAH MURKA JADI BECANDAAN TOKOH "ISLAM" LIBERAL:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمَنُ وَلَدًا لَقَدْ جِئْتُمْ شَيْئًا إِدًّا تَكَادُ السَّمَاوَاتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنْشَقُّ الْأَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا أَنْ دَعَوْا لِلرَّحْمَنِ وَلَدًا

"Dan mereka berkata, "(Allah) Yang Maha Penyayang mempunyai anak." Sesungguhnya (dengan perkataan itu) kamu telah mendatangkan suatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi terbelah, serta gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwakan Allah Yang Maha Penyayang mempunyai anak." [Maryam: 88-91]

Beberapa Pelajaran:

1) Seluruh makhluk yang mendengar ucapan kesyirikan gemetar karena takut terhadap murka Allah ta'ala. Sahabat yang Mulia Ibnu Abbas radhiyallahu'anhuma berkata,

إن الشرك فزعت منه السماوات والأرض والجبال، وجميع الخلائق إلا الثقلين، وكادت أن تزول منه لعظمة الله، وكما لا ينفع مع الشرك إحسان المشرك، كذلك نرجو أن يغفر الله ذنوب الموحدين.

"Sesungguhnya dosa syirik telah membuat langit, bumi, gunung dan seluruh makhluk gemetar ketakutan kecuali jin dan manusia, hampir-hampir seluruh makhluk tersebut musnah karena takut kepada keagungan Allah, dan sebagaimana tidak bermanfaat perbuatan baik seorang musyrik yang disertai kesyirikan, demikian pula kita berharap Allah akan mengampuni dosa orang-orang yang mentauhidkan-Nya." [Tafsir Ath-Thobari, 18/258]

2) Malaikat dan neraka pun ikut murka. Al-Imam Mujahid rahimahullah berkata,

ذُكر لنا أن كعبا كان يقول: غضبت الملائكة، واستعرت جهنم، حين قالوا ما قالوا.

"Disebutkan kepada kami bahwa Ka'ab berkata: Malaikat murka dan neraka Jahannam bergejolak marah, ketika mereka mengatakan ucapan tersebut." [Tafsir Ath-Thobari, 18/259]

Selengkapnya: http://fb.me/74V3MtCOS

Baarokallaahu fiykum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...