Hidup Berkah Tanpa Riba, Rumah Berkah Tanpa Riba, Cara Melunasi Riba, Cara Bebas Dari Riba, Suburkan Sedekah Musnahkan Riba, Blog Dakwah Islam Anti Riba, Pejuang Anti Riba, Berbagi Manfaat Dengan Sedekah, Berbagi Kebaikan, Beli Rumah Tanpa Riba, Perumahan Syariah Tanpa Riba

Rabu, 03 Desember 2014

Kemurahan Allah Swt

Rabu, 10 Shafar 1436 H
          3 Desember 2014 M

:: Kemurahan Allah ::
 
Dari Ibnu Abbas, dari Rasulullah dlm hadits yg diriwayatkannya dari Rabnya azza wa jalla, bahwa beliau bersabda,

"Sesungguhnya Allah telah menetapkan kebajikan dan keburukan, kemudian menjelaskan hal itu. Barangsiapa berniat melakukan suatu kebajikan dan ia belum melakukannya, maka Allah mencatatnya di sisiNya satu kebajikan penuh. Jika ia berniat melakukan kebajikan lalu melakukannya, maka Allah mencatatnya di sisiNya 10 kebajikan hingga 700 kali lipat, bahkan hingga berkali-kali lipat banyaknya. Dan jika ia berniat melakukan keburukan dan tidak melakukannya, maka Allah mencatatnya di sisiNya satu kebajikan penuh. Dan jika ia berniat melakukan keburukan lalu mengerjakannya, maka Allah mencatatnya satu keburukan." (HR. al-Bukhori, No.6491 dan Muslim, No. 131)

Kandungan Hadits :
1. Allah menetapkan balasan untuk kebajikan dan keburukan. Ini merupakan kesempurnaan keadilanNya dan kemahabijakanNya dlm berbagai urusan.

2. Rahmat Allah mendahului murkaNya, di mana Dia membalas satu kebajikan dengan sepuluh kali lipatnya hingga 700 kali lipat, bahkan hingga berkali-kali lipatnya. Adapun keburukan dibalas dengan satu keburukan.

3. Perbedaan antara niat melakukan kebajikan dan niat melakukan keburukan. Jika seseorang berniat melakukan kebajikan dan belum melakukannya, maka Allah mencatatnya di sisiNya sebagai satu kebajikan penuh. Ini termasuk bila ia meninggalkannya karena selain uzur, maka pahala dituliskan untuknya dengan sempurna, yaitu pahala niat. Jika biasanya ia melakukannya, tetapi ia meninggalkannya karena suatu uzur, maka dicatat baginya pahala dengan sempurna, pahala niat dan amal; berdasarkan hadits,

"Bila seorang hamba sakit atau bepergian, maka dicatat untuknya apa yang biasa ia lakukan dalam keadaan bermukim lagi sehat." (HR. al-Bukhari, No. 2996)
 
(Ad-Durrah as-Salafiyyah)
___________________

(Sumber: Pesan ini disebarluaskan oleh BB Dakwah Al-Sofwa PIN 24C805BD)

#DakwahIslam


Sent from Samsung Mobile

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...