Hidup Berkah Tanpa Riba, Rumah Berkah Tanpa Riba, Cara Melunasi Riba, Cara Bebas Dari Riba, Suburkan Sedekah Musnahkan Riba, Blog Dakwah Islam Anti Riba, Pejuang Anti Riba, Berbagi Manfaat Dengan Sedekah, Berbagi Kebaikan, Beli Rumah Tanpa Riba, Perumahan Syariah Tanpa Riba

Jumat, 13 Maret 2015

Ayo Sahabat Kita Bantu Adek Icha... (Gadis Kecil Penderita Kelumpuhan Akibat Cerebral Palsy)

Dear FORTA, numpang broadcast yaa.. barangkali ada yg blm tahu..

Mari Berinfak untuk Kesembuhan Icha,
Gadis Kecil yang Tangguh Berjuang Melawan Cerebral Palsy!

"Mas, besok kira2 bisa ke rumah Icha mas?", bunyi pesan WhatsApp yang masuk ke hape saya. Setelah menunda janji kegiatan dengan teman yang lain, saya pun menyanggupi permintaan Nurman, sahabat saya dari Yayasan Seribu Manfaat.
Untuk hal yang satu ini, saya rela menunda aktivitas yang lain, maka tanpa pikir panjang saya iya kan permintaan sahabat saya. Tentu anda bertanya-tanya, siapakah Icha? Kenapa ia begitu penting bagi saya. Icha adalah gadis kecil yang telah menyentuh hati saya, sebab keteguhannya melawan sakit.

Icha di vonis mengidap Cerebral Palsy Spastic, atau kelumpuhan otak. Penyakit yang menyerang syaraf otak. Singkatnya orang yang terkena penyakit ini mengalami gangguan pusat kendali organ tubuh. Sehingga otak tidak dapat mengirim perintah yang seharusnya pada organ tubuh. Karenanya bentuk tubuh Icha tidak lazim, kepalanya mendongak keatas, seperti ada yang menarik kepalanya kebelakang. Dan sedihnya sendi-sendinya menjadi kaku, hampir tak bisa digerakkan. Maka Icha yang manis yang saya lihat tadi sore kepalanya terus mendongak kaku. Lebih sedih lagi tulang belakang Icha melengkung, membentuk huruf 'u', sementara tulang pinggangnya menonjol hampir seperti hendak menembus kulit ari.

Tubuh Icha kurus kering, beratnya hanya 11 kilogram di usia 4 tahun. Saya tak mampu membayangkan, betapa tangguhnya jiwa kecil dalam raga yang menderita itu. Icha yang mungil seolah berkata, bahwa ia tak akan kalah oleh sakit.

Sore itu, Rabu, 04 Maret 2015 saya bersama Nurman sahabat saya pun bertamu ke rumah Icha sekaligus menyalurkan bantuan sekedarnya. Alhamdulillah Icha sedang terjaga. Kemarin lalu dikunjungan pertama saya, Icha lelap tertidur, sehingga saya tak banyak memperhatikannya, sebab tak mau mengganggu Icha yang sedang lelap.

Maka sore tadi suasananya terasa berbeda dari kunjungan pertama saya, ditengah pembicaraan kami terus diusik erangan teriakan Icha yang berjuang menahan sakit. Suara itu benar-benar menyayat hati saya. Namun saya hanya bisa tertunduk meratapi betapa menderitanya Icha. Erangan Icha seperti bunyi ngorok, sebab Cerebral Palsy ikut berefek pada gangguan fungsi rongga tenggorokan. Karena itu Icha tidak dapat makan dan minum melalui mulut, melainkan melalui rongga hidung...

Masha Allah, sungguh saya sedih mendengar erangan Icha. Jika hidung kita kemasukan air sedikit saja pusingnya bukan main, sedangkan Icha harus makan melalui selang kecil melewati rongga hidung. Susu, bahkan makanan padat harus di-jus agar asupan gizi bisa masuk ke tubuh Icha...

Sambil sesekali mengurus kebutuhan Icha, teh Sarti, ibunda Icha meladeni pertanyaan kami tentang riwayat medis Icha.

Di usia 4 bulan, Icha mengalami 'step' atau demam tinggi yang biasa terjadi pada balita. Namun bedanya Icha mengalami step berulang kali dalam beberapa bulan, hingga pada suatu hari di usia 1 tahun 8 bulan ketika asik bermain, terkejut oleh sesuatu hal Icha tiba-tiba jatuh kejang dan dibawa ke rumah sakit. Dari sana lah Icha di vonis terkena Cerebral Palsy (CP). Namun waktu itu CP yang di derita Icha disebut CP Hipotonis, dampaknya Icha menjadi lemas, lunglai, syaraf otaknya tidak mampu mengendalikan organ tubuhnya. Icha jadi tak bisa berdiri, bahkan sendi lehernya tak mampu tegak, sesekali dibantu untuk menegakkan kepalanya, tiba-tiba menunduk lagi seperti orang pingsan padahal sepenuhnya sadar.

Kondisi terparah Icha terjadi 4 bulan yang lalu, menjelang ulang tahun Icha yang keempat. Icha kejang-kejang hingga koma di RS. Fatmawati. Kali ini CP yang menyerang Icha berubah jadi kaku (spastic), sendi-sendinya menegang setiap kali rasa sakit itu menyerang Icha, sebab itu lah tulang belakang Icha melengkung kebelakang, kemungkinan terjadi akibat respon Icha terhadap rasa sakit yang di deritanya. Sedihnya, posisi melengkung tulang belakang Icha tak lagi bisa dibetulkan begitu saja, akibatnya gadis kecil yang cantik ini tidak bisa tidur dalam posisi telentang atau pun telungkup. Icha harus tidur menyamping kaku, akibatnya terjadi iritasi pada bagian pinggang...

Kondisinya benar-benar menyedihkan. Sulit membayangkan bahwa hal ini terjadi pada Icha, gadis kecil 4 tahun yang seharusnya sedang asyik bermain dengan lincahnya.
Setelah lama mengobrol, Zarkasih, atau saya memanggilnya kak Zack mengajak kami masuk ke kamar menengok Icha. Saya beranikan diri, walau sedari tadi tak tahan sedih mendengar erangan Icha kesakitan. Saya menyapa Icha, mengajaknya bicara seolah ia seperti anak normal pada umumnya. Namun kemudian suara saya jadi serak, mata saya berkaca-kaca, sekuat tenaga berjuang agar tidak meneteskan air mata, lalu gadis kecil itu menatap mata saya, mulutnya yang sedari tadi berteriak kesakitan, kini diam dalam pelukan ibunya. Saya merasakan Icha memperhatikan saya, dan ajaib saya lihat Icha tersenyum. Saya balas tersenyum, sambil semakin berjuang untuk tidak menangis. Icha kembali mengetuk hati saya, anak manis itu mengajari saya perjuangan menerima takdir. Lalu saya berkata dalam hati,

"Icha sayang, sesungguhnya bukan Icha yang butuh bantuan kakak, tapi kakak yang butuh Icha, karena Icha mengajarkan kakak semangat hidup. Yang sabar ya sayang, semoga Icha kembali sembuh..."

—————————————
Sahabat, mari bantu biaya pengobatan Icha,
Kirimkan infak terbaik anda ke
No. Rek. BNI 0215454496 a.n Zarkasih Setiyadi (ayahanda Icha)
Do'akan Icha agar lekas sembuh ya, dan mohon bantu share tulisan ini, agar makin banyak dermawan yang ikut membantu Icha.
Untuk Informasi tentang Icha dan Penggalangan Dana, Hubungi:
0878-7076-0099 (Mahdi)
0856-9168-4096 (Echi)

Salam hangat
Agung Mahdi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...